Urea dilapisi Sulfur (SCU)

I. Definisi Produk dan Struktur Inti
Sulfur Coated Urea (SCU) adalah pupuk nitrogen pelepasan lambat dan terkendali secara fisik yang khas. Struktur intinya terdiri dari urea (N ≥ 46%) sebagai inti, dilapisi secara eksternal dengan lapisan sulfur yang seragam dan padat yang disemprotkan di bawah tekanan tinggi menggunakan sulfur cair. Beberapa produk dilapisi lebih lanjut dengan lilin penyegel (atau polimer) di luar lapisan sulfur untuk mengatur pelepasan nutrisi, dan sejumlah kecil perekat dapat ditambahkan.
II. Prinsip Kerja dan Karakteristik Pelepasan Nutrisi
Prinsip pelepasan lambat: Pelepasan nutrisi terutama bergantung pada air yang meresap ke dalam inti melalui mikropori atau retakan pada lapisan sulfur, melarutkan urea, dan kemudian larutan urea tersebut berdifusi keluar melalui mikropori. Ketebalan lapisan, integritas, serta suhu dan kelembapan tanah adalah faktor utama yang memengaruhi laju pelepasan.
Nutrisi efek ganda: Produk ini tidak hanya menyediakan nitrogen (N) tetapi juga nutrisi sulfur (S)—sulfur, bahan pelapis, dioksidasi oleh mikroorganisme di tanah dan akhirnya diubah menjadi ion sulfat (SO₄²⁻), mewujudkan "satu pupuk, dua pasokan" (nitrogen dan sulfur).
Pola pelepasan: Dibandingkan dengan urea biasa, pelepasan nitrogen menunjukkan kurva berbentuk "S"—pelepasan awal lambat, pelepasan stabil di tengah, dan perlahan melambat di periode akhir—secara signifikan memperpanjang periode efek pupuk (biasanya 8-12 minggu atau lebih lama).
III. Keunggulan Utama dan Nilai Agronomis
Meningkatkan efisiensi penggunaan nitrogen: Dengan memperlambat laju pelepasan agar lebih sesuai dengan aturan kebutuhan nitrogen tanaman, ini mengurangi kehilangan akibat volatilisasi, pencucian, dan denitrifikasi. Biasanya, efisiensi penggunaan nitrogen dapat meningkat dari 30-35% (urea biasa) menjadi 50-70%.
Hemat tenaga dan efisien: Aplikasi dasar tunggal dapat memenuhi kebutuhan nitrogen tanaman sepanjang musim pertumbuhan atau periode pertumbuhan utama, mengurangi frekuensi pemupukan tambahan. Ini sangat cocok untuk sistem pertanian di mana pemupukan tambahan sulit dilakukan atau operasi mekanis skala besar diterapkan.
Mengurangi dampak lingkungan: Secara signifikan mengurangi emisi nitrogen ke air tanah dan atmosfer, membantu mengurangi polusi sumber non-titik pertanian.
Mendorong pertumbuhan tanaman: Pasokan nitrogen yang terus-menerus dan stabil menghindari pertumbuhan vegetatif yang berlebihan pada tahap awal dan kekurangan nutrisi pada tahap akhir tanaman, memfasilitasi pertumbuhan yang kuat dan meningkatkan hasil serta kualitas. Ini juga melengkapi sulfur.
IV. Bidang Aplikasi Utama dan Metode Penggunaan
Tanaman yang Dapat Diterapkan
Tanaman lapangan: Ideal untuk pemupukan satu kali pada jagung, padi, gandum, dll.
Tanaman komersial: Tanaman dengan periode pertumbuhan panjang dan kebutuhan pupuk tinggi, seperti tebu, rumput, rumput pakan ternak, pohon buah, dan kelapa sawit.
Hortikultura dan budidaya rumah kaca: Bunga pot, pembibitan, dan sayuran bernilai tinggi.
Metode Aplikasi
Utamanya digunakan sebagai pupuk dasar, diaplikasikan ke tanah sekali sebelum penanaman atau transplantasi. Dapat disebar diikuti dengan pembajakan atau aplikasi dalam di sisi. Umumnya tidak disarankan untuk pemupukan tambahan.
Perhitungan Dosis
Ditentukan berdasarkan target hasil, kesuburan tanah, dan periode pelepasan yang dinyatakan produk (misalnya, tipe 60 hari, 90 hari, 120 hari). Biasanya, dosis dapat dikurangi sekitar 20-30% dibandingkan dengan dosis yang direkomendasikan untuk urea biasa.
V. Tindakan Pencegahan
Pelepasan tergantung pada lingkungan: Laju pelepasan sangat dipengaruhi oleh suhu dan kelembapan tanah. Pelepasan melambat di bawah kondisi suhu rendah atau kekeringan, yang mungkin gagal memenuhi kebutuhan nutrisi awal tanaman.
Waktu aplikasi: Untuk memastikan tidak ada kekurangan nitrogen pada bibit tanaman, mungkin perlu menerapkan sejumlah kecil pupuk nitrogen cepat, atau menerapkan lebih awal sesuai dengan kondisi iklim.
Pertimbangan biaya: Biaya produksi lebih tinggi daripada urea biasa, menjadikannya pupuk bernilai tambah. Namun, manfaatnya dalam penghematan tenaga kerja, peningkatan hasil, dan perlindungan lingkungan dapat mengimbangi sebagian biaya.
Penyimpanan dan penanganan: Hindari pengadukan mekanis yang keras atau jatuh dari ketinggian untuk mencegah kerusakan lapisan dan hilangnya efek pelepasan lambat.
Diberdayakan oleh teknologi, menghubungkan masa depan pertanian global. Sebagai platform internet industri pertanian terkemuka, kami menggunakan kekuatan digital untuk menghubungkan produsen inti, distributor berkualitas tinggi, dan terminal penanaman skala besar, membentuk kembali ekosistem sirkulasi pertanian yang transparan, efisien, dan cerdas. Dari benih, pupuk hingga mesin perlindungan tanaman, dari pencocokan presisi hingga wawasan data, pilih FDD-Global untuk bersama-sama mempromosikan peningkatan industri pertanian dan pertanian berkelanjutan.
