Pengenalan produk Atrazine
Ini adalah herbisida sistemik selektif pra-tumbuh dan pasca-tumbuh yang diaplikasikan pada tanah. Herbisida ini terutama diserap oleh akar, dengan sedikit penyerapan oleh batang dan daun. Efek herbisida dan selektivitasnya mirip dengan simazin. Herbisida ini mudah tercuci ke lapisan tanah yang lebih dalam oleh air hujan, sehingga efektif melawan beberapa gulma berakar dalam tetapi dapat dengan mudah menyebabkan fitotoksisitas. Herbisida ini juga memiliki periode persistensi yang relatif lama.

1. Prinsip Kerja Herbisida
Herbisida ini terutama diserap oleh akar tanaman dan diangkut ke atas, menghambat fotosintesis gulma (seperti Xanthium, Setaria, Ambrosia, dan mentimun liar), menyebabkan mereka mati. Ada dua sistem fotosintesis dalam membran kloroplas, yaitu Fotosistem I (PS I) dan Fotosistem II (PS II). Dalam PS II, terdapat pigmen inti P680, feofitin, dan plastokuinon. Ketika energi cahaya ditransfer ke P680, elektron bergerak dari P680 melalui molekul pigmen PS II ke plastokuinon. Proses ini berulang hingga plastokuinon menerima dua elektron dalam reaksi reduksi dan direduksi menjadi plastohidrokuinon (difenol). Plastokuinon bertindak sebagai "pengangkut elektron" antara PS II dan PS I. Ketika dua elektron menumpang pengangkut ini, plastohidrokuinon yang baru terbentuk terpisah dari PS II dan menuju ke PS I. Ketika plastokuinon menjauh dari PS II, plastokuinon baru mengikat ke posisi yang sama, dan proses ini berulang. Namun, jika ada molekul dengan bentuk serupa, seperti atrazin, molekul tersebut dapat mengikat ke posisi plastokuinon. Ketika atrazin mengikat, molekul plastokuinon dicegah untuk mengikat kembali dan mentransfer lebih banyak elektron. Elektron-elektron ini kemudian bereaksi dengan lipid dalam membran sel, merusak membran sel, dan akhirnya menyebabkan kematian sel.
2. Lingkup Aplikasi
Herbisida ini memiliki spektrum pengendalian gulma yang relatif luas dan dapat mengendalikan berbagai gulma tahunan berdaun sempit dan berdaun lebar. Herbisida ini cocok untuk mengendalikan gulma seperti Digitaria sanguinalis, Echinochloa crusgalli, Setaria viridis, Cyperus rotundus, Alopecurus aequalis, Polygonum, Chenopodium album, gulma cruciferous, dan leguminosa pada tanaman lahan kering seperti jagung, sorgum, tebu, pohon buah-buahan, pembibitan, dan hutan. Herbisida ini memiliki selektivitas yang baik terutama untuk jagung (karena jagung memiliki mekanisme detoksifikasi dalam tubuhnya) dan juga memiliki efek penghambatan tertentu pada beberapa gulma tahunan. Atrazin adalah herbisida kimia khusus untuk jagung, tebu, sorgum, dll., dan digunakan untuk pengendalian gulma pra-tumbuh dan pasca-tumbuh pada berbagai tanaman.
3. Tindakan Pencegahan
Atrazin memiliki periode persistensi yang lama dan berbahaya bagi tanaman sensitif berikutnya seperti gandum, kedelai, dan padi. Periode persistensinya adalah 2-3 bulan. Masalah ini dapat diatasi dengan mengurangi dosis dan mencampurnya dengan herbisida lain seperti nicosulfuron atau mesotrione.
Pohon persik sensitif terhadap atrazin, sehingga tidak cocok digunakan di kebun persik. Herbisida ini tidak dapat digunakan di ladang jagung yang ditumpangsarikan dengan kacang-kacangan.
Untuk perlakuan permukaan tanah, lahan harus diratakan dan disiapkan dengan baik sebelum aplikasi.
Setelah aplikasi, semua alat harus dibersihkan dengan hati-hati.
Mencari pemasok bahan pertanian Tiongkok yang andal? FDD-Global siap membantu. Kami memilih dan memverifikasi ratusan perusahaan bahan pertanian berkualitas tinggi dari Tiongkok, membangun jembatan perdagangan yang transparan, dan langsung menjangkau pembeli global. Apakah Anda membutuhkan komoditas dalam jumlah besar, produk pertanian khas, atau layanan pengadaan yang disesuaikan, FDD-Global dapat membuka peluang bisnis yang lebih baik untuk Anda dan membangun kemitraan bernilai tinggi dan terpercaya - inilah platform yang layak Anda pilih.
