Pengenalan untuk produk Clethodim
Clethodim adalah herbisida sikloheksenon yang banyak digunakan, terutama untuk mengendalikan gulma graminia di ladang tanaman berdaun lebar seperti kedelai, kapas, dan rapeseed.

I. Mekanisme Kerja Clethodim
Target dari clethodim adalah asetil-KoA karboksilase (ACCase), yang dapat mengkatalisis asetil-KoA menjadi malonil-KoA karboksilase. Pada tanaman yang sensitif, ini menghambat biosintesis asam lemak bercabang dan flavonoid, serta menghambat aktivitas meristem tanaman, sehingga menghambat pertumbuhan tanaman. Biasanya, tanaman menjadi klorotik dan nekrotik dalam waktu 1-3 minggu setelah aplikasi, kemudian daunnya mengering dan mati.
II. Karakteristik Produk dan Penggunaan
1. Aktivitas produk tinggi: Clethodim secara struktural sepenuhnya berbeda dari herbisida ariloksifenoksi propionat seperti quizalofop-p-etil, haloxyfop-P-metil, dan fluazifop-p-butil, tetapi memiliki mekanisme kerja yang sama, yaitu sebagai penghambat ACCase. Clethodim memiliki keunggulan aktivitas tinggi, spektrum herbisida yang luas, dan keamanan seperti haloxyfop-P-metil, serta memiliki biaya yang lebih rendah dibandingkan quizalofop-p-etil dan fluazifop-p.
2. Spektrum pengendalian gulma yang relatif luas: Dapat digunakan pada serangkaian tanaman berdaun lebar di lahan kering, seperti kedelai, rapeseed, kapas, kacang tanah, rami, tembakau, semangka, dll., untuk mengendalikan gulma tahunan dan abadi seperti rumput barnyard, rumput crabgrass, rumput foxtail hijau, rumput goosegrass, gandum liar, lamb's-quarters, downy brome, rumput bermuda, rumput crabgrass, dan sorgum liar.
3. Penyerapan sistemik yang kuat dan transfer osmotik: Setelah aplikasi, dapat dengan cepat diserap oleh batang dan daun gulma, serta dengan cepat menembus dan mentransfer ke akar dan titik pertumbuhan tanaman, menghancurkan meristem gulma, sehingga menghambat pertumbuhan gulma yang telah diobati.
4. Ketahanan terhadap hujan dan durasi efek yang lama: Bahan aktif diserap dalam waktu 1-3 jam setelah aplikasi, dan hujan berikutnya tidak akan mengurangi aktivitas herbisida; 7 hari setelah aplikasi, klorosis dan nekrosis jaringan muda dapat diamati, diikuti dengan layu dan pengeringan daun yang tersisa. Durasi herbisida dapat berlangsung hingga 30-60 hari.
5. Ketahanan terhadap dingin dan sedikit pengaruh eksternal: Tahan terhadap dingin dan dapat secara normal memberikan efek herbisida pada suhu di atas 2℃, tetapi ketika suhu terlalu rendah, kecepatan pembunuhan gulma melambat dan efek pengendalian akan menurun. Gulma menyerap herbisida melalui daunnya. Dalam kondisi suhu rendah, stomata akan menutup dan kutikula akan menebal, yang tidak mendukung penyerapan herbisida oleh gulma. Oleh karena itu, menghadapi suhu rendah setelah aplikasi clethodim akan memengaruhi efek herbisida.
6. Efek pencampuran yang baik dengan herbisida non-selektif seperti glifosat: Dengan perkembangan resistensi gulma terhadap glifosat yang terus berlanjut, mencampur clethodim dengan glifosat dapat menjadi cara untuk mengatasi dan melawan resistensi glifosat. Misalnya, dengan meningkatnya resistensi rumput goosegrass, pengendalian rumput goosegrass menjadi masalah. Rumput goosegrass memiliki sistem akar yang berkembang dan dalam, serta memiliki ketahanan kekeringan dan kemampuan tumbuh yang sangat kuat. Karena penggunaan glifosat yang luas dan jangka panjang, resistensi telah berkembang, yang mengakibatkan efek pengendalian yang buruk. Penggunaan campuran clethodim dengan glifosat atau glufosinat-amonium memiliki efek pengendalian yang sangat baik.
Teknologi memberdayakan dan menghubungkan masa depan material pertanian global. Sebagai platform internet industri material pertanian terkemuka, kami menggunakan kekuatan digital untuk menghubungkan produsen inti, distributor berkualitas tinggi, dan petani skala besar, membentuk kembali ekosistem sirkulasi material pertanian yang transparan, efisien, dan cerdas. Dari benih, pupuk hingga mesin perlindungan tanaman, dari pencocokan yang tepat hingga wawasan data, pilih FDD-Global untuk bersama-sama mempromosikan peningkatan industri material pertanian dan pertanian berkelanjutan.
