3 Agustus Berita Internasional tentang Pupuk dan Pertanian
Indonesia Memajukan Pembicaraan Ekspor Urea, Berupaya Menambah Pasokan Global
Pejabat Indonesia sedang melakukan negosiasi ekspor urea dengan India, Brasil, Thailand, dan Filipina. Indonesia memiliki kapasitas produksi urea tahunan sebesar 14,5 juta ton, dengan pasokan surplus di luar kebutuhan domestik dan potensi ekspor sekitar 1,5 juta ton. Pemerintah telah menegaskan bahwa keamanan pangan domestik akan diprioritaskan, sementara kapasitas yang tersisa akan diekspor. Dengan latar belakang gangguan pengiriman di Selat Hormuz, Indonesia bertujuan menjadi sumber pasokan pupuk global alternatif. Pasar sedang memantau kecepatan pelaksanaan kontrak, yang dapat mengalihkan permintaan dari kargo Timur Tengah dan Tiongkok.
Tender Impor Urea 1,7 Juta Ton India Terus Mendorong Pasar Pupuk Nitrogen Global
Tender urea RCF India, dengan total 1,7 juta ton, termasuk 1 juta ton untuk pantai barat dan 700.000 ton untuk pantai timur, ditutup pada 11 Agustus, dengan tanggal pengiriman terakhir ditetapkan pada 24 September. Pedagang global sedang memantau harga penghargaan dengan cermat. Jika harga transaksi menarik, hal ini akan merangsang ekspor urea dari Timur Tengah dan Asia Tenggara serta mendorong penawaran FOB urea internasional naik. Jika harga tender jelas ditekan lebih rendah, ruang kenaikan harga pupuk nitrogen internasional akan tertahan dalam jangka pendek.
-
Berita Pupuk dan Pertanian Internasional - 14 Agustus9659
-
Berita Forex Internasional - 14 Agustus7150
-
Urea Mingguan: Kontradiksi Pasokan-Permintaan yang Menonjol Menekan Pasar Lebih Rendah dalam Perdagangan Volatil (20260814)6980
-
Fosfat Pupuk Mingguan: Dukungan Biaya dan Permintaan Lemah dalam Tarik Ulur, Pasar Terhenti dengan Bias Lemah (20260814)5358
-
August 14 Pesticide Daily Review: Consolidation Continues6786
